Sumber
: KOMPAS
Edisi : Selasa, 28 Agustus 2012
Halaman : 1
RESUME :
Jajaran penegak hukum, baik kepolisian, kejaksaan, termasuk
Mahkamah Agung harus menegakkan hukum secara tegas dan adil dalam kasus
kekerasan yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur. Pelaku perlu dihukum
berat. Kalau tidak tegas dan adil dapat memancing hal serupa di masa depan. Minggu
pagi, warga kelompok Syiah di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang,
diserang massa. Dua warga tewas, 6 orang terluka, dan 205 orang mengungsi serta
37 rumah dibakar. Pembakaran di lokasi yang sama juga terjadi pada 29 Desember
2011. Kasus kekerasan di Sampang sangat disesalkan. Negara seharusnya
melindungi segenap bangsa Indonesia, baik komunitas kecil maupun besar, bukan
malah melakukan pembiaran sesuai dengan tujuan
negara di dalam pembukaan UUD 1945.Pemimpin agama juga harus lebih
intensif memberikan pemahaman kepada pengikutnya bahwa Islam tidak mengajarkan
kekerasan.
Aksi kekerasan di Sampang menunjukkan negara gagal melindungi
warga. Kekerasan bernuansa agama itu mengancam Pancasila dan Negara Kesatuan RI
yang menjunjung tinggi keanekaragaman dan kebinekaaan. Berbagai pihak menyerukan
agar pemerintah segera memulihkan keamanan dan memberikan jaminan perlindungan
kepada kelompok Syiah. Persoalan yang melatarbelakangi konflik Sampang cukup
kompleks di satu sisi berkaitan dengan keyakinan, tetapi di sisi lain merupakan
konflik internal keluarga yang akhirnya bertautan. Karena masing-masing punya
pengikut, terjadilah insiden tersebut.Untuk menyelesaikan kasus itu diperlukan
pendekatan persuasif, penegakan peraturan, dan pemberian pemahaman agama.
OPINI SAYA :
Menurut saya, kasus kekerasan yang terjadi di Sampang untuk
yang kedua kalinya ini merupakan kegagalan pemerintah dalam menjamin
perlindungan bagi warganya. Kekerasan bahkan
sampai membunuh merupakan tindakan tidak beradab. Kekerasan di Sampang
merupakan kasus yang dipicu banyak faktor. Negara tidak hadir untuk
mengantisipasi dan mencarikan jalan keluar secara tuntas. Kelemahan negara
mendorong terjadi lagi kekerasan. Peran pemerintah sangat diperlukan agar kasus
serupa tidak terulang di masa yang akan datang. Hukuman yang tegas dan membuat
jera para pelaku perlu ditegakkan demi terciptanya ketentraman hidup
masyarakat. Selain peran pemerintah, sikap toleransi sesama warga masyarakat
sangat diperlukan, diharapkan warga lebih cerdas dalam menanggapi pemberitaan
yang beredar dan tidak mudah terbakar isu. Peran pemimpin agama juga merupakan
bagian penting dalam penyelesaian masalah ini. Islam adalah agama yang cinta
damai, mengharamkan tindak kekerasan yang menganiaya sesama manusia.