Teknik
adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia.
Hal ini diselesaikan melalui ilmu pengetahuan, matematika dan pengalaman
praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para
praktisi teknik profesional disebut dengan sarjana teknik (insinyur). Pada
awalnya, teknik didasari dengan trial and
error dalam menciptakan alat yang berguna untuk mempermudah kehidupan
manusia. Seiring dengan berjalannya waktu, ilmu pengetahuan mulai berkembang.
Perkembangan ilmu pengetahuan inilah yang kemudian mengubah cara teknik bekerja
hingga seperti saat sekarang ini.
APA
ITU TEKNIK INDUSTRI?
Teknik industri merupakan cabang
dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi
dan evaluasi system integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi,
materi dan informasi agar tercapai prosedur operasi/system kerja yang efektif
dan efisien. Jadi dapat dikatakan bahwa teknik industri merupakan ilmu yang
menjembatani antara ilmu keteknikan dengan ilmu sosial
Teknik industri merupakan gabungan
dari ilmu matematika, fisika, pengetahuan teknik dan aktivitas bisnis seperti
pemasaran, keuangan, pengembangan SDA dan lain lain yang fundamental dengan
prinsip-prinsip dan metode-metode dari desain dan analisis keteknikan.
Meskipun merupakan gabungan dari
beberapa disiplin ilmu, tetapi teknik industri tetap berakar pada keilmuan
teknik yaitu proses perancangan (design). Objek yang dirancang dalam teknik
industri adalah sebuah sistem bukan sesuatu yang konkret seperti jembatan,
gedung, pesawat terbang, atau yang lain.
MENGAPA
MEMILIH TEKNIK INDUSTRI?
Sejak
SMA saya menyukai pelajaran matematika, karena kesenangan saya kepada
matematika inilah yang menuntun saya memilih jurusan teknik industri. Awalnya
saya berpikir untuk masuk fakultas MIPA, namun setelah mendapat banyak masukan
dari keluarga akhirnya saya memutuskan untuk memilih teknik industri. Menurut
pertimbangan saya, fakultas teknik lebih sesuai dengan keinginan saya karena
prodi ini mengajarkan sesuatu yang aplikatif hingga bisa menghasilkan produk,
berbeda halnya dengan MIPA yang mendalami ilmu dan kurang dalam aplikasinya.
Alasan
lainnya merujuk pada prospek kerja. Teknik industri memiliki prospek kerja yang
sangat luas antara lain : bidang produksi, pemasaran, teknologi informasi,
konsultasi, pendidikan dll. Menurut sebuah survei, sebagian besar sarjan teknik
memiliki penghasilan yang tinggi, pilihan bidang pekerjaan yang luas, dan
penghasilan yang menjanjikan. Hal ini tentulah harus didukung oleh soft skill
dan hard skill yang seimbang. Alasan inilah yang membuat saya semakin mantap
melangkahkan kaki untuk memilih Teknik Industri. HIDUP TEKNIK!!
0 komentar:
Posting Komentar